Jumat, 13 November 2015

JENDELA DADA

Jendela hatiku terbuka
Sekian lama tertutup dalam luka
Terhimpit dan membelenggu
Meniti harapan yang dulu hilang
Kini kaki berpijak dengan sejuta asa
Segenggam harapan
Jika benar
Cinta yang kau bawa untuku
Maka datang lah kepadaku
Di sini aku akan membuka
Kisah cinta ku bersama mu
Kau tahu ku rindu
Kau tahu ku selalu ada
Jangan leburkan perasaan ku
Karena aku bukan
Secawan anggur
Mudah kau buang
Jangan seperti itu..
Aku pun bukan kerikil
Yang bisa sesuka hatimu kau buang
Kemana pun kau suka...
Kasih...
Bisikan lewat bayu biru
Segenap cinta yang ada padamu
Hanya untukmu
Jangan palingkan kasihmu
Demi cinta mu untuk ku
Karena aku sudah teramat lelah menangisi cinta

KEPILUAN

Terkadang hati sedih
Dalam kesunyian
Ada sesuatu yang tak mampu
Aku terjemahkan
Entah rasa sesal atau rasa bersalahku
Waktu telah meneliti rasa
Pandangan yang cermati kini
Pudar
Semua terasa menyudutkan ku
Dalam linangan air mata
Semua sudah terjadi
Ceritaku telah pergi
Bahagia ku sudah hilang
Semua mudah berkata sabar
Mereka tak tahu apa yang terjadi
Dalam isi rongga dadaku
Semua ku rasa terhempas
Benih mimpi jadi duka
Benih harapan jadi luka
Pikiran ku terasa terperas
Ketika kata-kata tak lagi bermakna
Semua telah di selimuti mimpi yang telah layu
Ku hempas kan raga ku
Bersandar di belenggu pilu

SAHABAT USAI JANJI

Di ambang waktu yang terus berjalan
Hati redup dalam tautan rasa
Sekitarku terasa hening
Sepi perdayakan buku diri
Termanggu bingkai lemah tanpa daya
Tawa-tawa yang dulu pecahkan hari
Kini berangsur mulai beranjak pergi
Tinggalkan sejuta catatan dan kenangan
Tak ada lagi yang mampu di banggakan
Keceriaan telah sirna
Seiring ya malam menyambut pagi
Duka telah lingkupi
Hari-hari sepi
Mana sahabatku dulu
Mana teman ku dulu...
Mana kini aku telah jatuh
Tak satu pun isyarat mata
Mampu tenangkan jiwa...

Di lubuk hati
Aku benci
Tapi apalah daya ku
Jalan kita sudah berbeda kini

DEAR PRIA KU

Add caption Berawal dari ketidak kenalan Hingga sekian lama waktu  kita di pertemukan,,, Aku dan kamu menjadi kita. ...